Untuk masak tofu dengan saus tiram, agar tofu tetap crunchy di luarnya, tips-nya adalah menggoreng tofu 2 kali. Jadi baluri dulu tofu dengan bubuk maizena, lalu goreng sampai permukaannya garing. Tiriskan. Lalu tumis bumbu saus tiramnya. Saat bumbu tumis setengah matang, goreng lagi tofu di minyak panas sampai berwarna kecoklatan. Setelah itu, tiriskan dan langsung masukkan ke bumbu saus tiram.

Tips didapat dari acara Please Take Care of My Refrigerator.

*resep tofu saus tiram, menyusul 😉

Advertisements

Tips memasak tofu supaya garing

Posted in Appetizer and Snacks, Potatoes, Soup, Uncategorized

Potato and Corn Cream Soup

whatsapp 4
creamy potato and corn soup

This probably is my most favourite comfort food, this and my creamy tomato soup. Kalau badan rasanya sudah nggak karuan dan mulai berasa mau flu, yang kebayang di kepala (dan lidah) ya soup ini. Kemarin bikin soup ini untuk buka puasa, langsung kepikir untuk share di sini :).

 

Resep Potato and Cream Soup

(untuk 4 porsi)

Bahan:

  • 2 buah kentang berukuran sedang
  • 2 buah jagung manis
  • 1 batang daun bawang berukuran besar (ambil putihnya saja)
  • 1 siung bawang bombay
  • 3 buah sosi sapi atau (daging asap). Saya pakai sosis bernadi dellicious.
  • 400 ml kaldu ayam. Kemarin saya pakai 1 sdm kaldu ayam non msg yang dicampurkan ke 400 ml air. Tapi kalau ada waktu untuk bikin kaldu ayam asli akan lebih enak lagi rasanya.
  • 3 sdm butter
  • 100 ml susu cair
  • Garam
  • Merica halus

Cara Membuat:

  1. Potong kentang menjadi dadu kecil.
  2. Pipil jagung lalu rebus hingga matang. Setelah matang, blender jagung. Sisihkan sedikit jagung pipil.
  3. Iris tipis daun bawang dan cincang bawang bombay.
  4. Potong sosis sapi menjadi dadu kecil.
  5. Panaskan butter hingga meleleh, lalu masukkan daun bawang dan bawang bombay. Masak hingga layu dan tidak lagi berbau langu.
  6. Masukkan sosis dan masak lagi hingga wangi.
  7. Tambahkan kentang dan aduk sebentar.
  8. Masukkan air kaldu ayam dan rebus sampai mendidih. Setelah mendidih kecilkan api lalu tutup. Masak kurang lebih 5-10 menit sampai kentang lunak dan mudah untuk dihancurkan.
  9. Hancurkan kentang dengan garpu atau potato masher (alat yang biasa digunakan untuk menghacurkan kentang saat membuat mashed potato). Masak kembali sebentar.
  10. Tambahkan jagung yang sudah diblender dan jagung pipil dan masak sampai menggelegak. Bumbui dengan garam dan merica lalu koreksi rasa.
  11. Setelah agak menggelegak tambahkan susu cair dan aduk kembali. Masak hingga matang.
  12. Sajikan hangat dengan garlic bread.

There you go, a simple comfort food yang bisa bikin mulut bergumam hmmm… di setiap suapannya 😉

Posted in Appetizer and Snacks, Chicken, Japanese Food, Uncategorized

Japanese Gyoza

20150915_155832
Japanese Gyoza

Resep Gyoza

Isi Gyoza:

  • 250 gr daging ayam cincang
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap asin
  • 1 sdm minyak wijen
  • Garam dan merica secukupnya
  • 1/2 cup air kaldu ayam
  • 2 siung bawang putih
  • 1/2 bonggol kol atau sawi putih
  • 1 genggam kucai
  • 1 batang daun bawang berukuran besar (bagian putihnya saja)

Kulit Gyoza

  • 1 cup tepung terigu
  • 1/3 cup air hangat
  • secubit garam

Cara membuat isi:

  1. Buang tulang kol, lalu cincang halus. Tambahkan garam lalu remas-remas kol dan diamkan selama kurang lebih 15 menit. Setelah 15 menit peras kol dari airnya dan sisihkan.
  2. Campur ayam dengan saus tiram, minyak wijen, kecap asin, garam dan merica. Aduk-aduk sambil dipijat-pijat. Tambahkan air kaldu dan aduk kembali.
  3. cincang kucai, bagian putih daun bawang dan bawang putih.
  4. Campurkan kol, kucai, daun bawang dan bawang putih ke dalam adonan ayam. Aduk merata dan diamkan selama kurang lebih 1 jam.

Cara membuat kulit gyoza:

  1. Campur semua bahan menjadi satu sampai membentuk satu bola adonan. Uleni sampai adonan halus. Potong-potong adonan sebesar bola kelereng. Giling hingga tipis.
  2. Bungkus isian gyoza dengan wrapingsnya hingga habis.
gyoza-collage
How to wrap gyoza, taken from how to wrap gyoza.

Cara memasak gyoza:

  1. Panaskan 1 sdm minyak sayur pada wajan anti lengket.
  2. Susun gyoza dengan bentuk melingkar hingga wajan penuh. Masak sebentar hingga bagian bawah gyoza berwarna coklat.
  3. Tambahkan 1/2 cup air panas lalu tutup wajan. Tunggu beberapa saat sampai air menyusut. Buka tutup wajan dan tambahkan minyak wijen, lalu tutup kembali.
  4. Masak kembali sampai air benar-benar kering dan gyoza matang. Sajikan terbalik di atas piring saji (bagian berwarna coklat menghadap ke atas).

Membuat saus cocolan:

  1. Campurkan 1 sdm kecap asin, 1 sdm cuka dengan 5 sdm air. Tambahkan sedikit gula dan irisan cabai rawit merah.

 

Posted in Uncategorized

Kerang Hijau Saus Tiram

20151124_191013
Kerang Hijau Saus Tiram

Oke, ini judulnya out of comfort zone. Biasanya kalau lihat kerang hijau di pasar atau supermarket, nggak tertarik sama sekali untuk beli. Tapi suatu kali, bosan banget rasanya masak yang itu-itu saja. Waktu lagi ke supermarket lihat kerang hijau kok segar-segar banget. Akhirnya saya nekat beli. Cari referensi ke sana ke mari, jadilah Kerang hijau bumbu saus tiram ini. Ternyata, enak bangeeeet hahaha.. besok-besok boleh juga dimasak pakai bumbu padang :))

Resep Kerang Hijau Saus Tiram

Bahan:

300 gr kerang hijau dengan cangkang

Bumbu untuk merebus kerang:
1 ruas jari jahe
1 ruas jari kunyit
1 buah jeruk limau

Bumbu untuk menumis:
2 siung bawang putih, cincang halus
1 buah bawang bombay, iris.
1 ruas jahe, iris atau cincang

Campur dalam mangkuk kecil:
2 sdm saus tiram
1 sdt minyak wijen
1 sdt kecap inggris
1 sdt kecap asin
1 sdt gula pasir
1 sdt saus tomat
2 sdm air
Garam dan merica secukupnya

Cara membuat:
Merebus kerang:

  1. Cuci cangkang kerang dengan sikat hingga bersih.
  2. Rebus air di dalam panci hingga mendidih.
  3. Tambahkan jahe dan kunyit yang sudah diuleg halus. Lalu tambahkan juga air jeruk limau, masukkan juga jeruk bekas perasan ke dalam air rebusan.
  4. Masukkan kerang dan masak hingga cangkang membuka. Kurang lebih 15 menit.
  5. Angkat dan tiriskan air, lalu siram kerang dengan air dingin.
  6. Buka cangkang kerang dan lepaskan salah satu cangkang yang tidak memiliki daging.

    Menumis kerang saus tiram:

  1. Tumis bawang bombay hingga layu. Masukkan bawang putih dan jahe cincang. Lalu tumis hingga harum.
  2. Tambahkan campuran saus dan tumis sebentar. Kalau bumbu terlalu pekat, tambahkan air. Lalu tambahkan garam dan merica. Koreksi rasa hingga sesuai.
  3. Masukkan kerang lalu tumis hingga bumbu merata.
  4. Angkat dan sajikan dengan nasi hangat.
Posted in Korean Dish, Uncategorized

Bibimbab (Korean Rice with Mixed Vegetables)

20160603_105741
Korean Bibimbab

Entah sejak kapan saya mulai sangat sangat saaangat tergiur mencicipi makanan Korea. Orang Korea memang pintar banget mempromosikan negaranya. Coba aja hitung, ada berapa banyak drama Korea yang sekarang beredar di dunia maya, belum lagi girl & boy groups yang juga nggak main-main dikemasnya. Dan dari banyak drama Korea tersebut sebagian besar pasti menghadirkan adegan makan atau jajan. Dan hampir semua hidangan dalam adegan makan tersebut adalah hidangan khas negara mereka sendiri. Gimana yang nonton nggak merasa penasaran tuh? Dan buat saya yang seneng banget masak (dan makan), adegan-adegan tersebut bikin sakit hati saja. Kayak kasih tak sampai gitu, tangan rasanya pengen banget ikutan menggapai makanan-makanan itu, apa daya ada layar yang jadi penghalang.

Halah! apa sih… >_<

As for bibimbab, sudah lama banget sejak pertama kali saya mencicipi nasi campur ini. Di sebuah restoran Korea di Depok yang 80% pengunjungnya adalah anak muda yang penasaran. Sekali mencoba, saya jatuh hati. Rasanya, persis seperti yang saya bayangkan. Semakin jatuh hati karena dalam setiap suapan, saya bisa mengkonsumsi berbagai macam sayuran sekaligus. Seperti makan gado-gado pakai nasi. Padahal sejak dulu saya paling anti makan gado-gado pakai nasi. Kalau nggak ada lontong, saya batal beli gado-gado hahaha.. yes, i am that strict with my food.

***

Resep Bibimbab

(Inspired by Maangchi)

Bahan: (untuk 4 porsi)

  • 1 ikat bayam
  • 3 cups / genggam tauge
  • 1 buah paprika merah
  • 1 buah mentimun
  • 1 buah zuchini
  • 1 buah wortel besar
  • 1 batang daun bawang
  • 5 siung bawang putih
  • 1 cup jamur merang (ini optional, tapi karena tadi ada sisa jamur merang kalengan jadi sekalian dihabiskan saja)
  • 250 gr daging cincang
  • kecap asin
  • garam
  • Minyak wijen
  • Minyak sayur
  • Telur ayam kampung
  • Nasi matang
  • Gochujang

Mempersiapkan bahan:

  1. Daging cincang: Marinate (selama kurang lebih 10 menit) dengan 1 sdm kecap asin, 1 sdm saus tiram, secubit gula dan 1 sdm minyak wijen. Lalu tumis daging dengan sedikit minyak dan bawang putih hingga matang. Sisihkan.
  2. Bawang putih: Cincang semua bawang putih.
  3. Daun bawang: Potong daun bawang kecil-kecil.
  4. Bayam: Petiki daun bayam lalu cuci bersih. Rebus sebentar di air panas (blanch) hingga bayam layu lalu tiriskan. Peras air dan potong-potong bayam. Bumbui dengan bawang putih, kecap asin dan minyak wijen. Aduk-aduk lalu sisihkan di piring saji.
  5. Tauge: Cuci bersih tauge lalu pindahkan ke dalam panci, isi dengan air sampai tauge terendam. Tutup panci lalu masak dengan api sedang selama 10 menit. Jangan buka tutup panci sampai 10 menit selesai karena tauge akan berbau anyep.
  6. Paprika merah: Potong paprika menjadi bentuk korek api.
  7. Mentimun: Potong mentimun menjadi 2 bagian memanjang, lalu iris-iris tipis sehingga potongan mentimun berbentuk setengah lingkaran. Tambahkan 1 cubitan besar garam dan aduk merata.
  8. Zuchini: Potong zuchini menjadi bentuk korek api. Tambahkan 1 cubitan besar garam dan aduk merata.
  9. Wortel: Potong wortel menjadi bentuk korek api. Tambahkan 1 cubitan besar garam dan aduk merata.
  10. Jamur merang: Saring jamur merang dari air rendamannya, lalu potong tipis.

Memasak Bahan:

Menumis sayuran-sayuran di atas sebaiknya berurutan sesuai dengan warnanya. Saya mengikuti yang Maangchi lakukan, simply because dia kan ahlinya 😉 Oh iya, menumis daging sebaiknya dilakukan terakhir, supaya bau dagingnya nggak mempengaruhi sayurannya. Di blog nya Maangchi menggunakan yukhoe (seasoned raw beef), tapi karena saya belum berani makan daging mentah, jadi pakai daging cincang saja.

  1. Menumis wortel: Panaskan sedikit minyak. Peras wortel dari airnya lalu tumis selama 1 menit. Sisihkan pada piring saji. Bersihkan wajan dengan tissue.
  2. Menumis mentimun: Panaskan sedikit minyak. Peras mentimun dari airnya lalu tumis dengan bawang putih cincang dan sedikit minyak wijen selama 1 menit. Sisihkan pada piring saji. Bersihkan wajan kembali.
  3. Menumis paprika merah: Panaskan minyak, tumis paprika selama 1 menit. Tambahkan sedikit garam. Sisihkan. Bersihkan wajan.
  4. Menumis Zuchini: Panaskan minyak. Peras zuchini dari airnya, lalu tumis dengan bawang putih cincang dan daun bawang iris. Tambahkan sedikit minyak wijen lalu sisihkan pada piring saji.
  5. Menumis jamur merang. Panaskan minyak, lalu tumis jamur dengan bawang putih cincang. Tambahkan sedikit kecap asin dan minyak wijen. Sisihkan.
  6. Menggoreng telur: Panaskan sedikit minyak pada wajan anti lengket dengan api sedang. Ceplok telur lalu taburkan sedikit garam pada kuningnya. Setelah 30 detik matikan api dan tutup wajan. Diamkan sampai putih telur matang dan kuning masih setengah matang.

Menyajikan Bibimbab:

  • Tuangkan nasi matang pada mangkuk tanah (dolsot/claypot) lalu susun sayuran dan daging, berkeliling menutupi nasi. Sisakan tempat di tengah untuk meletakkan telur. Panaskan dolsot berisi bibimbab di atas api sampai nasi berbunyi gemeretak, kurang lebih 3-5 menit. Angkat lalu tambahkan gochujang. Sebelum dimakan, aduk semua bahan di dalam dolsot lalu nikmati.
20160603_110221
Bibimbab yang sudah siap makan 🙂
  • Kalau tidak menggunakan dolsot, sebaiknya pakai nasi yang masih panas. Sehingga ketika dicampur, kuning telur yang masih setengah matang bisa matang dengan panasnya nasi.

Suami saya yang musuhan banget sama sayur awalnya bergidik waktu tau saya masak ini. Tapi waktu akhirnya saya sediakan bibimbab yang sudah siap makan seperti di atas, satu mangkuk pun ludes. Sampai kaget sendiri “Ini kok enak banget sih? aku nggak percaya bisa makan sayur kayak begini. Memang ya, kamu memang jodohku” katanya sambil cium tangan saya. Hahaha.. bahagia nggak tuh?

Good luck 😉

-Bee-

 

 

 

 

Posted in Uncategorized

Korean Bulgogi

Korean Bulgogi

Bahan:

700 grams beef short ribs (saya pakai paket daging rendang dari supermarket)
1 siung bawang bombay (1/2 untuk marinasi, selebihnya untuk menumis)
sawi putih secukupnya (dipotong kotak)
1/2 kiwi (kalau ingin dimarinasi selama semalaman, tidak usah pakai Kiwi)
1/2 apel
5 siung bawang putih
1/4 cup (60 ml) kecap asin
1 sdm minyak wijen
1 sdm light brown sugar
1 sdm madu
1/4 sdm merica hitam
3/4 cup air

Cara membuat:

1. Rendam daging yang sudah di defrost dalam air.

2. Kupas kulit apel dan kiwi, lalu potong dadu dagingnya. Potong juga bawang bombay dan bawang putih agar mudah hancur saat memblender.

3. Blender apel, kiwi, bawang bombay dan bawang putih hingga hancur. Tambahkan 3/4 cup air agar lebih mudah memblendernya.

4. Pindahkan bahan yang sudah diblender ke sebuah mangkuk, tambahkan kecap asin, light brown sugar, madu, dan minyak wijen. Aduk hingga merata.

5. Keluarkan daging dari air rendaman lalu susun di sebuah pinggan ceper. Tuangi adonan marinasi lalu tutup wadah dengan cling wrap. Diamkan selama kurang lebih 4 jam, boleh juga didiamkan semalaman.

6. Panaskan wajan untuk memanggang hingga wajan benar-benar panas
(berasap). Panggang daging selama 3 menit pada masing-masing sisinya.
Atau hingga setiap sisi berwarna kecoklatan. Angkat lalu potong
memanjang.

7. Tumis bawang bombay yang sudah diiris hingga layu, lalu
masukkan daging dan 3/4 cup air marinasi. Tutup wajan dan masak dengan
api sedang selama 5 menit.

8. Masukkan sawi putih, tutup kembali wajan, dan masak hingga sawi layu dan matang.

9. Siap dihidangkan dengan nasi panas.

Posted in Uncategorized

Egg with sauteed tomato and caramelized onions

20150517_090858
Dimakan dengan garlic bread

Saya sejujurnya bingung mau menamakan masakan ini sebagai apa. Karena saat saya dapat resep ini dari adik saya, she didn’t say the name. Dia hanya bilang kalau mendapat resep ini dari ART nya yang bekerja sebagai tukang masak di salah satu asrama siswa sekolah Turki. Katanya menu ini adalah permintaan dari salah satu guru di sekolah tersebut yang asli Turki, katanya lagi ini adalah masakan khas Turki. Tapi kenapa saya familiar sekali ya dengan menu ini 😀

Bahan (Garlic bread):

Roti Baguette

2 sdm unsalted butter

secubit garam

1/2 sdt garlic powder

Bahan (Tomato Egg):

1 buah bawang bombay (iris memanjang)

2 buah tomat segar (cincang halus)

5 butir telur

minyak untuk menumis

gula

garam

Merica hitam

merica

basil (opsional)

Cara membuat:

  1. Potong roti baguette menyerong panjang. Lalu olesi dengan butter yang sudah dicampur dengan garam dan bubuk bawang putih. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan selama kurang lebih 5 menit, atau panggang di atas wajan tahan lengket hingga roti agak garing.
  2. Tumis bawang bombay di atas minyak panas, lalu tambahkan sedikit gula. Tumis sampai berubah warna menjadi kecoklatan muda (hampir menjadi karamel).
  3. Masukkan tomat cincang dan masak hingga air pada tomat menyusut banyak. Tambahkan garam, merica, dan juga basil. Lalu aduk merata.
  4. Pecahkan satu per satu telur ke atas tumisan bawang bombay dan tomat, lalu taburi dengan garam dan merica hitam di atasnya. Tutup wajan dan kecilkan api. Masak hingga putih telur matang, kematangan kuning telur sesuai selera.
  5. Sajikan dengan garlic bread.

Masakan ini sangat cocok untuk sarapan atau brunch di akhir pekan. Ditemani dengan teh atau kopi hangat.