Bibimbab (Korean Rice with Mixed Vegetables)

20160603_105741

Korean Bibimbab

Entah sejak kapan saya mulai sangat sangat saaangat tergiur mencicipi makanan Korea. Orang Korea memang pintar banget mempromosikan negaranya. Coba aja hitung, ada berapa banyak drama Korea yang sekarang beredar di dunia maya, belum lagi girl & boy groups yang juga nggak main-main dikemasnya. Dan dari banyak drama Korea tersebut sebagian besar pasti menghadirkan adegan makan atau jajan. Dan hampir semua hidangan dalam adegan makan tersebut adalah hidangan khas negara mereka sendiri. Gimana yang nonton nggak merasa penasaran tuh? Dan buat saya yang seneng banget masak (dan makan), adegan-adegan tersebut bikin sakit hati saja. Kayak kasih tak sampai gitu, tangan rasanya pengen banget ikutan menggapai makanan-makanan itu, apa daya ada layar yang jadi penghalang.

Halah! apa sih… >_<

As for bibimbab, sudah lama banget sejak pertama kali saya mencicipi nasi campur ini. Di sebuah restoran Korea di Depok yang 80% pengunjungnya adalah anak muda yang penasaran. Sekali mencoba, saya jatuh hati. Rasanya, persis seperti yang saya bayangkan. Semakin jatuh hati karena dalam setiap suapan, saya bisa mengkonsumsi berbagai macam sayuran sekaligus. Seperti makan gado-gado pakai nasi. Padahal sejak dulu saya paling anti makan gado-gado pakai nasi. Kalau nggak ada lontong, saya batal beli gado-gado hahaha.. yes, i am that strict with my food.

***

Resep Bibimbab

(Inspired by Maangchi)

Bahan: (untuk 4 porsi)

  • 1 ikat bayam
  • 3 cups / genggam tauge
  • 1 buah paprika merah
  • 1 buah mentimun
  • 1 buah zuchini
  • 1 buah wortel besar
  • 1 batang daun bawang
  • 5 siung bawang putih
  • 1 cup jamur merang (ini optional, tapi karena tadi ada sisa jamur merang kalengan jadi sekalian dihabiskan saja)
  • 250 gr daging cincang
  • kecap asin
  • garam
  • Minyak wijen
  • Minyak sayur
  • Telur ayam kampung
  • Nasi matang
  • Gochujang

Mempersiapkan bahan:

  1. Daging cincang: Marinate (selama kurang lebih 10 menit) dengan 1 sdm kecap asin, 1 sdm saus tiram, secubit gula dan 1 sdm minyak wijen. Lalu tumis daging dengan sedikit minyak dan bawang putih hingga matang. Sisihkan.
  2. Bawang putih: Cincang semua bawang putih.
  3. Daun bawang: Potong daun bawang kecil-kecil.
  4. Bayam: Petiki daun bayam lalu cuci bersih. Rebus sebentar di air panas (blanch) hingga bayam layu lalu tiriskan. Peras air dan potong-potong bayam. Bumbui dengan bawang putih, kecap asin dan minyak wijen. Aduk-aduk lalu sisihkan di piring saji.
  5. Tauge: Cuci bersih tauge lalu pindahkan ke dalam panci, isi dengan air sampai tauge terendam. Tutup panci lalu masak dengan api sedang selama 10 menit. Jangan buka tutup panci sampai 10 menit selesai karena tauge akan berbau anyep.
  6. Paprika merah: Potong paprika menjadi bentuk korek api.
  7. Mentimun: Potong mentimun menjadi 2 bagian memanjang, lalu iris-iris tipis sehingga potongan mentimun berbentuk setengah lingkaran. Tambahkan 1 cubitan besar garam dan aduk merata.
  8. Zuchini: Potong zuchini menjadi bentuk korek api. Tambahkan 1 cubitan besar garam dan aduk merata.
  9. Wortel: Potong wortel menjadi bentuk korek api. Tambahkan 1 cubitan besar garam dan aduk merata.
  10. Jamur merang: Saring jamur merang dari air rendamannya, lalu potong tipis.

Memasak Bahan:

Menumis sayuran-sayuran di atas sebaiknya berurutan sesuai dengan warnanya. Saya mengikuti yang Maangchi lakukan, simply because dia kan ahlinya😉 Oh iya, menumis daging sebaiknya dilakukan terakhir, supaya bau dagingnya nggak mempengaruhi sayurannya. Di blog nya Maangchi menggunakan yukhoe (seasoned raw beef), tapi karena saya belum berani makan daging mentah, jadi pakai daging cincang saja.

  1. Menumis wortel: Panaskan sedikit minyak. Peras wortel dari airnya lalu tumis selama 1 menit. Sisihkan pada piring saji. Bersihkan wajan dengan tissue.
  2. Menumis mentimun: Panaskan sedikit minyak. Peras mentimun dari airnya lalu tumis dengan bawang putih cincang dan sedikit minyak wijen selama 1 menit. Sisihkan pada piring saji. Bersihkan wajan kembali.
  3. Menumis paprika merah: Panaskan minyak, tumis paprika selama 1 menit. Tambahkan sedikit garam. Sisihkan. Bersihkan wajan.
  4. Menumis Zuchini: Panaskan minyak. Peras zuchini dari airnya, lalu tumis dengan bawang putih cincang dan daun bawang iris. Tambahkan sedikit minyak wijen lalu sisihkan pada piring saji.
  5. Menumis jamur merang. Panaskan minyak, lalu tumis jamur dengan bawang putih cincang. Tambahkan sedikit kecap asin dan minyak wijen. Sisihkan.
  6. Menggoreng telur: Panaskan sedikit minyak pada wajan anti lengket dengan api sedang. Ceplok telur lalu taburkan sedikit garam pada kuningnya. Setelah 30 detik matikan api dan tutup wajan. Diamkan sampai putih telur matang dan kuning masih setengah matang.

Menyajikan Bibimbab:

  • Tuangkan nasi matang pada mangkuk tanah (dolsot/claypot) lalu susun sayuran dan daging, berkeliling menutupi nasi. Sisakan tempat di tengah untuk meletakkan telur. Panaskan dolsot berisi bibimbab di atas api sampai nasi berbunyi gemeretak, kurang lebih 3-5 menit. Angkat lalu tambahkan gochujang. Sebelum dimakan, aduk semua bahan di dalam dolsot lalu nikmati.
20160603_110221

Bibimbab yang sudah siap makan🙂

  • Kalau tidak menggunakan dolsot, sebaiknya pakai nasi yang masih panas. Sehingga ketika dicampur, kuning telur yang masih setengah matang bisa matang dengan panasnya nasi.

Suami saya yang musuhan banget sama sayur awalnya bergidik waktu tau saya masak ini. Tapi waktu akhirnya saya sediakan bibimbab yang sudah siap makan seperti di atas, satu mangkuk pun ludes. Sampai kaget sendiri “Ini kok enak banget sih? aku nggak percaya bisa makan sayur kayak begini. Memang ya, kamu memang jodohku” katanya sambil cium tangan saya. Hahaha.. bahagia nggak tuh?

Good luck😉

-Bee-

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s